Miing Kritik Wisma Atlet PON yang Belum Juga Rampung

Miing Kritik Wisma Atlet PON yang Belum Juga Rampung

- detikNews
Rabu, 05 Sep 2012 13:27 WIB
Miing Kritik Wisma Atlet PON yang Belum Juga Rampung
Jakarta - Anggota DPR, Dedi Gumelar mengkritik buruknya persiapan dan manajemen PON 2012 di Riau. Meski hanya tinggal beberapa hari lagi, dibuka 11 September, pembangunan Wisma Atlet belum juga rampung.

"Dulu ketika Sea Games persoalannya sama, nyaris gagal. Kita berpikir PON kali ini bisa lebih siap, tapi ternyata lebih parah. Sekarang wisma atlet pun belum siap," ujar Dedi Gumelar atau akrab disapa Miing di Gedung DPR RI, Senayan Jakarta, Rabu (5/9/2012).

Miing mengatakan proses pengadaan dalam kegiatan PON ini yang dilakukan dengan penunjukkan langsung alias tanpa tender ini merupakan bukti buruknya manajemen dan persiapan Kemenpora.

"Tidak ada pilihan selain penunjukkan langsung. Kita sudah tahu akan ada PON di sana dari tahun 2006. Tapi ternyata kondisinya mendesak. Sebenarnya tidak ada yang mendesak," lanjutnya.

Menurutnya, proses penunjukkan langsung ini merupakan dampak dari korupsi yang dilakukan para pejabat di daerah tersebut. "Otomatis mengganggu, ganti kepala proyek, segala macam. Orang-orang juga takut," kata Miing.

Miing beranggapan, kondisi seperti ini membuat tata keuangan negara menjadi tidak berlaku.

"Kalau begini kan tata keuangan jadi tidak berlaku. Smpai kapan akan ada pemaafan-pemaafan dari rakyat untuk hal-hal seperti ini," tutupnya.

Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga Andi A Mallarangeng mengakui pembangunan wisma atlet PON 2012 yang belum selesai.

"Ada beberapa. Sebagian sudah selesai. Ini juga sudah akan selesai," ungkapnya.

Sementara tentang pengadaan barang yang dilakukan dengan penunjukkan langsung, Kemenpora sudah menggandeng penegak hukum dan auditor yakni Kapolri, Jaksa Agung, dan LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah) ada juga BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan). Langkah ini diambil untuk mencegah terjadinya penyimpangan.

(/mok)


Berita Terkait