Agenda kerja utamanya di Rusia adalah menghadiri KTT APEC di kota Vladivostok. Tahun depan Indonesia menjadi ketua forum kerjasama ekonomi antar negera di kawasan Asia Pasifik tersebut.
"Terkait itu akan dilakukan serah terima Keketuaan APEC dari Rusia ke Indonesia untuk tahun 2013,โ kata Staf Khusus Presiden bidang Hubungan Internasional, Teuku Faizasyah, Rabu (5/9/2012) dini hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentu saja juga dengan Presiden Vladimir Putin serta beberapa pengusaha Rusia," sambung Faiz.
Sementara kunjungan kerjanya ke Mongolia pada 5-6 September ini, untuk memenuhi undangan dari Presiden Mongolia, Tsakhia Elbegdorj. Selama dua hari di Ulanbatar, Presiden SBY juga menemui PM Norovyn Altankhuyag, dan Ketua Parlemen Mongolia, Zandaakhuu Enkhbold serta menghadiri Pertemuan Bisnis Indonesia-Mongolia.
"Hubungan antara dua negara terus ditingkatkan utamanya mencari peluang ekonomi baru terkait posisi strategis Mongolia di Asia Tengah. Mongolia juga kaya sumber daya mineral yang perlu secara dikerjasamakan untuk keperluan ketahanan energi kita," jelas Faiz.
Menurut jadwal, Presiden SBY dan rombongan terbang dari Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, pukul 08.00 WIB, Rabu (5/9/2012). Pesawat kepresidenan yang dipakai adalah Boeing 757-500, Garuda Indonesia.
Presiden SBY dan Ny. Ani beserta rombongan direncanakan kembali ke Tanah Air pada hari Senin, 10 September 2012. Setibanya di Tanah Air, Presiden SBY langsung membuka resmi pelaksanaan PON di Riau.
(lh/mad)











































