"Tolong bantu saya. Suami saya nggak pulang dari kemarin. Katanya nggak boleh sama buruh lain. Tertahan di sana," ujar sang istri lewat fasilitas Info Anda detikcom, Selasa (4/9/2012).
Menurut wanita yang namanya enggan disebutkan ini, kontak terakhir dengan sang suami berlangsung pada sore tadi. Suaminya berada di dalam pabrik bersama 200 karyawan lain.
Berdasarkan laporan sang suami, aksi digelar sejak Senin sore untuk menuntut penghapusan outsourcing di perusahaan Jepang tersebut. Ada sekitar 3.000 buruh yang mogok kerja. Mereka mengajak karyawan lain untuk bertahan. Tak boleh ada yang keluar tanpa seizin para pemimpin demo.
"Dia nggak bisa ke luar. Ke parkiran aja nggak bisa. Logistik air sudah menipis, makanan juga. Sekarang udah nggak bisa kontak lagi, sepertinya ponselnya lowbat," terang sang istri.
Aksi yang digelar di kawasan MM2100 blok GG 4 ini, masih berlangsung hingga pukul 11.29 WIB. Pihak kepolisian dan para pendemo sedang bernegosiasi.
"Sementara lagi mediasi," kata Kasat Reskrim Polres Bekasi Kabupaten, Dedy Murti, saat dikonfirmasi.
(mad/ndu)











































