Para imigran tersebut saat ini masih berada di markas Kepolisian Resor (Polres) Labuhan Batu di Rantau Prapat. Kepala Sub Bagian Humas Polres Labuhan Batu AKP MT Aritonang menyatakan, pihaknya masih melakukan pendataan, dan segera akan mengambil langkah yang diperlukan dalam penanganan masalah ini.
โKoordinasi dilakukan dengan pihak keimigrasian, besok mungkin sudah ada perkembangan lagi. Nanti dikabarkan,โ kata Aritonang kepada wartawan melalui jaringan telepon, Selasa malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan pemeriksaan awal, para imigran Myanmar itu awalnya berada di Malaysia. Mereka juga sudah memiliki kartu identitas yang dikeluarkan kantor United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR/Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi) di Malaysia. Mereka seterusnya berupaya masuk ke Indonesia secara ilegal dengan kapal nelayan melalui pelabuhan-pelabuhan kecil di Tanjung Balai dan Asahan, Sumut.
Seterusnya mereka berencana menuju Jakarta dengan menumpang mobil carteran. Rencananya, mereka ingin bergabung dengan keluarga mereka yang sudah berada di Jakarta.
(rul/mad)











































