"Tamu itu harus dihormati. Saya sih gimana ya, Indonesia kan sudah sangat stabil, solid antar agama dan antar suku. Jadi ada orang asing datang ya saya sih tidak tahu maunya Hilarry ke sini untuk apa begitu," kata Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siroj saat ditanya tanggapannya atas kedatangan Hilarry.
Hal tersebut disampaikan Said di Kantor Seketariat PB NU di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa (4/9/2012) di sela-sela jumpa pers tentang peluncuran Musyawarah Nasional Alim Ulama Konferensi Besar PB NU 2012.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harus kita soroti juga, Amerika sering bersikap ganda, liberality, human right, bersikap ganda terhadap Israel dan sikapnya terhadap negara-negara lain juga jadi kita harus objektif," tutur Said yang mengenakan peci itu.
Namun bila kedatangan AS itu membawa kebaikan bagi Indonesia, utamanya di bidang ekonomi, maka harus dihargai. "Selama mengarah pada kebaikan itu, sukses lah ekonomi jadi berkembang dan kemiskinan akan turun dan jadi stabil," ujar Said yang berbaju batik krem itu.
Saat ditanya tentang banyaknya demo karena kedatangan Hilarry, Said menjawab, "Sudahlah tidak usah demo-demoan".
(spt/nwk)










































