Komisi I Desak Pemerintah-Hillary Bahas Renegosiasi Freeport

Komisi I Desak Pemerintah-Hillary Bahas Renegosiasi Freeport

M Iqbal - detikNews
Selasa, 04 Sep 2012 11:41 WIB
Komisi I Desak Pemerintah-Hillary Bahas Renegosiasi Freeport
Jakarta - Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddik mendesak pemerintah membicarakan soal renegosiasi kontrak Freeport dalam pertemuan dengan Menlu AS, Hillary Clinton.

"Saya kira pembicaraan Freepot itu bagian dari ide sampingan yang pasti akan disampaikan oleh Hillary. Kalau bagi kita oke Amerika punya kepentingan ekonomi di sini melalui Freeport tapi manfaatnya harus berimbang," ujar Mahfudz di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (4/9/2012).

Menurut Mahfudz, selama ini dalam kontrak Freeport sudah puluhan tahun yang diuntungkan hanya Amerika. Sementara Indonesia hanya mendapat ampas atau sisanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu yang harus berani dikomunikasikan oleh pemerintah. Dalam isu Freeport tidak keseimbangan kepentingan dan manfaat itu harus dipecahkan melalui renegosiasi. Ide ini harus disampaikan dan clear pesannya serta formula yang diingkan oleh indonesia juga harus jelas. Jadi nggak sekadar retorika renegosiasi nggak ada formulanya," jelasnya.

Menurut dia, kedatangan Hillary juga harus dimanfaatkan untuk membicarakan beberapa kemitraan strategis lain yang menguntungkan baik Indonesia maupun Amerika.

"Pemerintah Indonesia harus memanfaatkan betul kedatangan Hillary Clinton untuk memikirkan tentang kesepakatan kemitraan srategis yang berimbang. Amerika kebijakan politik luar negerinya jelas ingin
memperkuat kehadiran dan perannya di kawasan Asia Tenggara dan Asia Timur. Nah tentu saja Amerika akan menggalang dukungan dari berbagai negara khusus Indonesia," kata Mahfudz.

"Karena kalau enggak, kita hanya akan dipakai Amerika untuk mensponsori kepentingannya," sambung politisi PKS itu.

(bal/aan)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini