BNPT: Peran Bayu, Teroris Solo, Sebagai Pemalsu Nopol Kendaraan

BNPT: Peran Bayu, Teroris Solo, Sebagai Pemalsu Nopol Kendaraan

Andri Haryanto - detikNews
Senin, 03 Sep 2012 20:34 WIB
BNPT: Peran Bayu, Teroris Solo, Sebagai Pemalsu Nopol Kendaraan
Jakarta - Polisi masih terus melakukan penyelidikan terkait keterlibatan teroris Bayu Setiono yang ditangkap di rumahnya di Karanganyar, Jawa Tengah. Peran alumnus Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki ini dalam kelompok Farhan Cs adalah memalsukan nomor kendaraan yang dipakai selama aksi teror.

"Bayu memalsukan plat nomor kendaraan yang digunakan selama teror di Solo," kata Kepala BNPT, Irjen Pol (Pur) Ansyaad Mbai, di kantornya, Senin (3/9/2012).

Bayu ditangkap setelah Densus 88 melumpuhkan dua teroris Farhan (19) dan Mukhsin (19) di Solo, Kamis (30/8) lalu. Keduanya ditembak mati setelah seorang anggota Densus 88 Bripka Suherman hendak melakukan penyergapan. Dalam penyergapan itu terjadi pergumulan dan meletuslah senjata dari salah satu tersangka teroris ke tubuh Suherman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat itu, jelas Ansyaad, dua teroris yang tewas ditembak itu, Farhan dan Mukhlis, baru saja keluar dari Ponpes Al Mukmin Ngruki. Anggota kemudian membuntuti keduanya yang tengah memacu sepeda motor.

Suherman berupaya menghentikan kendaraan dengan cara menendang motor yang ditumpangi, namun jarak jatuh keduanya kurang lebih dua meter menyebabkan Farhan memiliki kesempatan mencabut senjata yang dicangkongnya.

"Anggota hendak memborgolnya, sempat terjadi pergumulan. Almarhum menggunakan anti peluru, mungkin karena pergumulan itu baju antipelurunya terangkat dan peluru mengenai perut menembus ke atas," jelasnya.

(ahy/mok)


Berita Terkait