Kisah HH Cari Ibunda yang Berakhir di Polres Jaksel

Kisah HH Cari Ibunda yang Berakhir di Polres Jaksel

Pandu Triyuda - detikNews
Senin, 03 Sep 2012 20:09 WIB
Jakarta - Sungguh tragis apa yang harus dihadapi HH ketika berusaha menemukan ibunya di Jakarta. Pria yang baru berumur 16 tahun ini malah disuruh mencopet oleh kenalannya di Jakarta dengan iming-iming dicarikan ibunya.

"Saya dari Wonogiri ke Jakarta mau mencari ibu saya. Sampai di jakarta saya nggak tahu cari ibu saya ke mana, saya ke Blok M, ada abang-abangan yang bilang tahu rumah ibu saya tapi disuruh nyetor Rp 1,5 juta seminggu, nanti saya dikasih tahu rumah ibu saya," kata HH di Mapolsek Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (3/9/2012).

HH mengaku sudah dua bulan berkeliaran di Jakarta tanpa kejelasan sambil mencari ibunya. Ia berkisah datang ke Jakarta dengan modal menjual seekor kambing milik neneknya dari Wonogiri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya bawa uang Rp 500 ribu dari hasil jualan kambing nenek saya. Saya sudah bilang sama nenek mau ke Jakarta cari ibu," ujar HH.

Aksi HH untuk berusaha menemukan ibunya dari bantuan kenalannya tersebut dilakukan di Masjid Al Jannatin, Komplek Marinir Cilandak, Jalan Cilandak KKO, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dengan mengambil dompet dan handphone milik salah satu jamaah masjid, sore tadi. Aksi HH pun ketahuan oleh pengurus masjid. Ia kemudian dibawa ke Mapolsek Pasar Minggu.

"Kita amankan, ini pelaku copet di bawah umur dan kita kembangkan. Mereka dari kelompok Barito, Jakarta Selatan. Kita akan selidiki, sementara barang bukti sudah dikembalikan ke korban," kata Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Adri Desas Furiyanto di Mapolsek.

Kasus HH dilimpahkan ke Polres Jakarta Selatan karena pelaku masih di bawah umur. "Di bawah umur biasanya ada penanganan khusus, kalau lidiknya sudah lengkap kita limpahkan ke Polres Jakarta Selatan untuk ditangani PPA," ujar Adri.

(vid/mok)


Berita Terkait