Emir mengetahui adanya travel cek ketika rekannya Dudhie Makmun Murod membawakan amplop berisi travel cek. "Dudhie bilang ini uang capek yang tiga hari kemarin," kata Emir saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (3/9/2012).
Saat itu Emir menolaknya. "Yang untuk saya, saya tolak, saya berikan ke Panda. Saya bilang ini duit apa?" ujarnya. Saat itu Panda, sebut Emir menjawab dengan nada tinggi. "Siapa bilang itu dari Miranda?" kata Emir menirukan perkataan Panda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi Emir mengaku tidak mengetahui travel cek yang diterimanya dari Panda sama dengan travel cek yang disodorkan Dudhie."Saya tidak tahu apakah sama atau tidak," terangnya.
Dalam pertemuan di Hotel Dharmawangsa, anggota fraksi PDIP dari Komisi IX mendalami kapabilitas Miranda termasuk mengkonfirmasi rumor pribadi yang sempat jadi pembicaraan di anggota dewan. " Jadi menanyakan agar clear," pungkasnya.
Emir mengatakan fraksinya memilih Miranda saat fit and proper test lantaran instruksi partai termasuk karena kompetensi Miranda. "Selain karena DPP sudah memutuskan, kedua bagi kami yang paham moneter ini (Miranda) sudah tepat," tutur dia.
(fdn/)










































