Mantan Perdana Menteri Malaysia, Tun Dr Mahathir Mohamad, mendapatkan penganugerahan gelar doktor kehormatan (Doktor Honoris Causa) dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo. Penganugerahan gelar di kampus UNS tersebut berlangsung dengan pengawalan ketat. Selanjutnya dia menyempatkan ziarah di makam Soeharto di Giribangun.
Penganugerahan gelar kehormatan itu disampaikan dalam sidang tebuka senat UNS di Auditorium UNS, Senin (3/9/2012). Mahathir Mohamad karena dinilai memiliki komitmen yang kuat dan langkah nyata dalam kepemimpinan dan pemberdayaan bangsa Melayu.
"Beliau memiliki komitmen yang kuat dalam memajukan kehidupan bangsa rumpun Melayu serta mampu memajukan kehidupan dan mengangkat derajat bangsa Melayu sejajar dengan bangsa-bangsa lain," ujar jelas Rektor UNS, Prof Dr Ravik Karsidi, dalam pidato penganugerahan gelar doktor kehormatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Upacara penganugerahan untuk mantan orang kuat di Malysia tersebut mendapatkan pengamanan ketat dari aparat kepolisian. Ganggungan keamanan yang terjadi di Solo beberapa pekan terakhir, menjadi pertimbangan perlakuan pengamanan ketat tersebut.
Namun demikian, Mahathir Mohamad sendiri mengaku tidak khawatir. "Tidak ada kekhawatiran, gangguan keamanan semacam itu juga terjadi dimana-mana, di Malaysia juga terjadi," ujar Mahathir.
Sesuai menghadiri acara di UNS, Mahathir menyempatkan diri menuju makam Soeharto di Astana Giribangun, sekitar 40 km arah timur Kota Solo.
(mbr/trw)










































