"Nah itu mereka punya dana yang miliaran. Ratusan juta sudah di Poso untuk pelatihan," kata Ansyaad di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (3/9/2012).
Sumber pendanaan itu dari berbagai macam cara. Sebagian besar dikeruk dari ranah dunia maya. "Dari hacker, MLM online, speed cash online, merampok," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di sana sudah puluhan orang yang dilatih. Diketahui bahwa mereka mempersiapkan bom, menyiapkan serangan 17 Agustus. Itu di Solo, di Poso, di Jakarta," tuturnya.
Muchsin bersama rekannya, Farhan, ditembak mati Densus 88 di Solo pada Jumat (31/8). Jasad keduanya kini berada di RS Polri Kramat Jati menunggu hasil autopsi.
(ndr/nrl)











































