"Keluarga sedang diupayakan dibawa untuk bisa diambil bahan pembanding bagi tim identifikasi," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri, Brigjen Boy Rafli Amar saat dihubungi detikcom, Minggu (2/9/2012).
Boy menjelaskan, tim identifikasi akan mengambil DNA keluarga 2 terduga teroris. "Karena selain pemeriksaan patologi, juga ada pemeriksaan DNA untuk memastikan orang tuanya sehingga proses penyerahan jasad ke keluarga bisa dilakukan," terang dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam penyergapan hari Jumat (31/8), Densus berhasil mengamankan satu terduga teroris dalam kondisi hidup di Desa Bulurejo, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar.
Sementara dua terduga teroris berinisial F (19 tahun) dan M (19 tahun) tewas dalam baku tembak dengan personel Densus 88.
Terpisah, Kepala RS Polri Brigjen (Pol) Agus Prayitno mengatakan identifikasi terhadap 2 jasad sudah selesai. "Sudah selesai pemeriksaannya," katanya.
(fdn/sip)











































