"Masih menunggu data pembanding," kata Direktur Eksekutif Disaster Victim Identivication (DVI) Kombes Anton Castilani dalam pesan singkatnya, Sabtu (1/9/2012) malam.
Namun Anton tidak menjelaskan rincian proses pemeriksaan kedua jasad. "Hasil akhir akan diserahkan kepada penyidik untuk kepentingan penyidikan," ujarnya.
Dua terduga teroris tersebut berinisial F (19 tahun) dan M (19 tahun). Mereka tewas saat baku tembak dengan polisi di Solo pada Jumat 31 Agustus 2012.
Dalam penyergapan hari Jumat (31/8), Densus berhasil mengamakan satu terduga teroris dalam kondisi hidup di Desa Bulurejo, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar.
(fdn/)











































