Farhan Teroris Solo yang Tewas Ditembak, Anak Tiri Abu Omar

Farhan Teroris Solo yang Tewas Ditembak, Anak Tiri Abu Omar

- detikNews
Sabtu, 01 Sep 2012 20:42 WIB
Farhan Teroris Solo yang Tewas Ditembak, Anak Tiri Abu Omar
Jakarta -

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menegaskan bila tiga tersangka teroris, dua tersangka tewas, termasuk dalam kelompok garis keras. Ketiganya bukan kelompok baru dalam setiap aksi teror.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala BNPT Ansyaad Mbai saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (1/9/2012). Menurut Ansyaad, meski usia dua pelaku teror tersebut terbilang remaja, mereka memiliki garis keturunan yang dikenal mengajarkan kekerasan.

"Farhan itu adalah kelompok Hisbah di Solo. Hisbah adalah sayap dari JAT (Jamaah Ansharut Tauhid), anak buah Sigit Qardhawi yang tewas dulu," jelas Ansyaad.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kelompok Hisbah merupakan kelompok Tandzim yang bergerak dalam memberantas kemaksiatan. Kelompok lokal Solo ini kemudian dalam perjalanannya terpecah, satu kelompok tetap dalam kegiatan nahi mungkar, sementara lainnya melakukan jihad.

Farhan juga pernah tergabung dalam kelompok Majelis Mujahiddin Indonesia (MMI) pimpinan Abu Omar. Seperti diketahui, Abu Omar alias Indra Kusuma alias Andi Yunus alias Nico Salman ditangkap Juli 2011 di Jakarta. Perannya adalah menyelundupkan senjata dari Filipina selatan ke Indonesia.

"Farhan adalah anak tiri Abu Omar," ujarnya.

Ayah Farhan juga dikenal dekat dengan Abu Omar, Sartono. Ayah kandung Farhan ini bersama Zulfikar adalah pelaku yang pernah melakukan upaya pembunuhan terhadap Matori Abdul Jalil, yang saat itu menjabat sebagai Wakil Ketua MPR.

"Ayahnya itu Sartono, bersama Abu Omar yang dulu mau membunuh Matori Abdul Jalil," terang Ansyaad.

Farhan mengenyam pendidikan di pondok pesantren pimpinan Ustadz Abu Bakar Baasyir. Bukan hanya Farhan, kedua teroris yang ditangkap dan ditembak, Jumat (31/8), juga berasal dari Ngruki. "Semuanya dari Ngruki," ujarnya.

(/)



Berita Terkait