TKI Asal Banyumas yang Tewas di Malaysia Dimakamkan

TKI Asal Banyumas yang Tewas di Malaysia Dimakamkan

Arbi Anugrah - detikNews
Sabtu, 01 Sep 2012 13:25 WIB
TKI Asal Banyumas yang Tewas di Malaysia Dimakamkan
Banyumas, -

Tangis sanak keluarga menyambut kedatangan jenazah Marsonah (21) di rumah duka. Ibunda TKI yang tewas akibat kecelakaan laut di Malaysia ketika pulang mudik lebaran itu, Satinem, histeris saat jenazah memasuki rumah duka di Banyumas, Jawa Tengah.

Marsonah merupakan 1 dari 4 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kecamatan Wangon, Banyumas, Jawa Tengah yang meninggal dunia akibat kecelakaan kapal di Malaysia. Jenazahnya tiba paling akhir, sedangkan tiga lainnya sudah dikebumikan.

"Kami hanya mendapatkan kabar jika mereka meninggal dunia akibat kecelakaan kapal dan jenazah mereka ditemukan di perairan Malaysia," Satimin, paman almarhum kepada detikcom, Sabtu (1/09/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keluarga menerima kabar dari sebuah rumah sakit di Malaysia yang mengatakan jika Marsonah meninggal dunia akibat kecelakaan laut. "Sebelum pulang dia sempat mengabarkan akan mudik ke Banyumas," jelasnya.

Jenazah Marsonah tiba di rumah duka sekitar pukul 11.55 WIB. Rencananya akan langsung dimakamkan di pemakaman umum Desa Pangadegan, setelah sebelumnya jenazah di sholatkan terlebih dahulu.

"Langsung kita makamkan hari ini begitu tiba. Kita salatkan dan langsung kita makamkan," kata Sardi Susanto, Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Banyumas.

Sebelumnya tersiar kabar biaya pemulangan jenazah Marsonah mencapai Rp 30 juta, keluarga Marsonah sempat mengikhlaskan jenazah Marsonah untuk dimakamkan di Negeri Jiran. Padahal jenazah TKI asal Wangon yang tewas dalam waktu bersamaan yaitu Sunar (43), Ariyanto (31), Pardi (40) sebelumnya telah dipulangkan dan dimakamkan.

Proses pemulangan ini melibatkan Badan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) yang meminta kepada konsulat jenederal Malaysia untuk mengurus kepulangan jenasah Marsonah tersebut.

Dari informasi yang dihimpun, keempat TKI tersebut adalah Sunar (43), Musonah (21), Pardi (40) warga Desa Pangadegan serta Aryanto (30) warga Desa Klapagading, Wangon, Banyumas. Mereka meninggal saat akan mudik melalui jalur laut menggunakan kapal.

(arb/lh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini