Tewasnya Briptu Suherman dalam baku tembak di Solo masih menyisakan tanda tanya. Padahal, Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo memastikan anak buahnya itu memakai perlengkapan pengamanan yang sudah sesuai prosedur.
"Tentunya sudah sesuai prosedur. Namun memang telah terjadi sesuatu yang menyebabkan situasi yang buruk terhadap anggota tersebut (Suherman) dari luar rompi," kata Timur dalam jumpa pers di aula Mapolresta Surakarta, Sabtu (1/9/2012).
Menurut dia, hal tersebut menjadi perhatian dan diselidiki lebih lanjut. "Kami dalami," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia sempat dibawa ke RS Brayat Minulyo. Namun nyawanya tidak terselamatkan.
(aan/mad)










































