Hotel Bergoyang Akibat Gempa 7,6 SR di Filipina

Hotel Bergoyang Akibat Gempa 7,6 SR di Filipina

Ahmad Toriq - detikNews
Jumat, 31 Agu 2012 22:49 WIB
Davao - Gempar berkekuatan 7,9 skala richter mengguncang Filipina. Getaran gempa ini dirasakan hingga 250 Km dari kota Guiuan yang dekat dengan pusat gempa.

Dilansir dari CNN, Jumat (31/8/2012), Kepala keamanan Hotel Marco Polo, Ed Serrano, yang terletak di kota Davao, sekitar 250 Km sebelah selatan Guiuan, mengaku merasakan getaran gempa. Tamu hotel yang juga merasakan getaran berhamburan keluar karena panik.

"Gempa itu sangat kuat dan tamu hotel yang panik pergi ke luar," kata Ed.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Ed, gempa itu sempat membuat panik karyawan dan pengunjung hotel. Mereka pun berhamburan keluar dari hotel. Namun usai terjadinya gempa, situasi di hotel itu berangsur kondusif.

"Tapi sekarang situasi terkendali," ujar Ed.

Gempa 7,6 skala richter itu terjadi pada pukul 19.47 WIB. Pusat gempa ada di 163 Km sebelah timur lepas pantai Kota Guiuan, Samar, dengan kedalaman 20 Km. Ada peringatan tsunami untuk wilayah Filipina.

Pusat Peringatan Tsunami Pasifik sebelumnya juga sempat mengeluarkan peringatan tsunami untuk beberapa wilayah di Pasifik, seperti di Jepang, Taiwan, Papua Nugini, dan Indonesia. Tetapi kemudian peringatan tsunami hanya ditujukan untuk Filipina.

(tor/tor)


Berita Terkait