"Itu adalah teguran yang sifatnya edukatif, mendidik," kata Jubir Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha, di Bina Graha, Jakarta, Jumat (31/8/2012).
"Namun kita tahu bahwa beberapa pengamat melihat ini merupakan sesuatu yang tidak patut dan lain sebagainya. Kami kira itulah yang sebetulnya berlebihan, pandangan yang tidak mendidik seperti itu sebaiknya tidak disampaikan ke ruang publik," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apa yang disampaikan oleh Bapak Presiden adalah teguran yang tak serta merta ditujukan langsung kepada anak-anak, tapi hadirin yang merasa dirinya tertidur saat menyimak pidato beliau di Teater Keong Mas," kata Julian.
"Saudara menyimak sendiri bagaimana kata itu disampaikan, tidak ada yang mendiskreditkan seseorang apalagi anak-anak. Kenyataannya beliau sangat perhatian terhadap anak-anak," sambung Julian.
Pada perayaan hari Anak Nasional Rabu (29/8) lalu, ada beberap anak yang tertidur saat Presiden SBY menyampaikan sambutan. SBY pun menegur audience yang tertidur.
"Tolong bangunkan yang tertidur, itu ada satu dua orang yang tidur," celetuk Presiden SBY.
(lh/mad)