Istana: Teguran SBY untuk Anak Tertidur Itu Mendidik

Istana: Teguran SBY untuk Anak Tertidur Itu Mendidik

- detikNews
Jumat, 31 Agu 2012 17:39 WIB
Jakarta - Istana akhirnya angkat bicara atas polemik teguran Presiden SBY di peringatan Hari Anak Nasional. Apa yang ditegurkan, adalah hal yang bersifat mendidik dan terlalu berlebihan bila menilainya tidak patut.

"Itu adalah teguran yang sifatnya edukatif, mendidik," kata Jubir Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha, di Bina Graha, Jakarta, Jumat (31/8/2012).

"Namun kita tahu bahwa beberapa pengamat melihat ini merupakan sesuatu yang tidak patut dan lain sebagainya. Kami kira itulah yang sebetulnya berlebihan, pandangan yang tidak mendidik seperti itu sebaiknya tidak disampaikan ke ruang publik," sambungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bila melihat duduk permasalahan secara jernih, menurut Julian apa yang ditegurkan Presiden SBY itu tidak serta merta ditujukan kepada anak-anak. Meski mayoritas yang hadir adalah anak-anak, namun itu juga ditujukan kepada hadirin lain yang tertidur pada saat Presiden SBY menyampaikan sambutannya.

"Apa yang disampaikan oleh Bapak Presiden adalah teguran yang tak serta merta ditujukan langsung kepada anak-anak, tapi hadirin yang merasa dirinya tertidur saat menyimak pidato beliau di Teater Keong Mas," kata Julian.

"Saudara menyimak sendiri bagaimana kata itu disampaikan, tidak ada yang mendiskreditkan seseorang apalagi anak-anak. Kenyataannya beliau sangat perhatian terhadap anak-anak," sambung Julian.

Pada perayaan hari Anak Nasional Rabu (29/8) lalu, ada beberap anak yang tertidur saat Presiden SBY menyampaikan sambutan. SBY pun menegur audience yang tertidur.

"Tolong bangunkan yang tertidur, itu ada satu dua orang yang tidur," celetuk Presiden SBY.

(lh/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads