Ultimatum Sandera Diperpanjang, PM Perancis Gelar Pertemuan

Ultimatum Sandera Diperpanjang, PM Perancis Gelar Pertemuan

- detikNews
Selasa, 31 Agu 2004 13:56 WIB
Jakarta - Ultimatum bagi dua sandera Perancis diperpanjang selama 24 jam. Perdana Menteri (PM) Perancis Jean-Pierre Raffarin langsung menggelar pertemuan tingkat menteri untuk membahas krisis penyanderaan dua wartawan Perancis oleh kelompok militan di Irak.Demikian diungkapkan sebuah sumber yang dekat dengan PM Perancis itu, seperti diberitakan AFP, Selasa (31/8/2004).Pertemuan yang diadakan di kantor PM tersebut, dihadiri oleh Menteri Pendidikan Francois Fillon, Menteri Pertahanan Michele Alliot-Marie, Menteri Dalam Negeri Dominique de Villepin, Menteri Komunikasi Renaud Donnedieu de Vabres dan Juru bicara pemerintah Jean-Francois Cope.Menteri Luar Negeri Michel Barnier, yang tengah melakukan misi diplomatik ke Timur Tengah sebagai upaya membebaskan kedua jurnalis itu, diwakili oleh pembantunya Pierre Vimont dalam pertemuan tersebut.Dua wartawan Perancis, Christian Chesnot dan Georges Malbrunot, terlihat dalam rekaman video yang ditayangkan stasiun televisi Al-Jazeera, Senin (30/8/2004) kemarin. Dalam tayangan tersebut, kelompok militan Irak menuntut pemerintah Perancis mencabut aturan pelarangan jilbab di sekolah-sekolah negeri, atau jika tidak, kedua sandera akan dibunuh.Penculikan ini mengejutkan seluruh bangsa Perancis, yang menentang keras invasi AS ke Irak dan telah berjanji tidak akan mengirimkan pasukan apapun ke negeri itu. Bahkan tidak juga pasukan perdamaian di bawah bendera PBB sekalipun.Ribuan orang mulai dari wartawan, politikus dan tokoh-tokoh religius dari berbagai agama, Senin kemarin, mengadakan aksi protes di berbagai tempat di Perancis untuk mendesak pembebasan Chesnot dan Malbrunot. (ita/)


Berita Terkait