2 Pesawat Rusia Dipastikan Meledak Akibat Serangan Teroris

2 Pesawat Rusia Dipastikan Meledak Akibat Serangan Teroris

- detikNews
Selasa, 31 Agu 2004 13:20 WIB
Jakarta - Dua pesawat komersial Rusia yang jatuh nyaris bersamaan pekan lalu, dipastikan meledak akibat serangan teroris. Demikian disimpulkan tim investigator.Dinas keamanan FSB telah menemukan jejak-jejak bahan peledak pada puing-puing kedua pesawat nahas tersebut. Ini mendorong kesimpulan bahwa pesawat-pesawat tersebut diledakkan oleh pengebom yang berada di atas pesawat. Demikian seperti dilansir AFP, Selasa (31/8/2004)."Sekarang ini tanpa bayangan keraguan kami bisa mengatakan bahwa kedua pesawat meledak sebagai akibat serangan teroris," demikian dilaporkan kantor berita Itar-Tass mengutip Letjen Andrei Fetusov, salah seorang anggota tim penyelidik musibah yang menewaskan 89 orang itu.Dijelaskannya, perlu dilakukan analisis lebih lanjut atas bahan peledak itu untuk membedakan beberapa komponen. Namun jejak-jejak hexogen, yang lebih dikenal sebagai RDX, telah ditemukan -- bahan peledak yang biasa digunakan dalam serangan-serangan lain di Rusia, yang disalahkan pada gerilyawan Chechnya.Menteri Transportasi Igor Levitin mengatakan, para kru pesawat tidak melaporkan adanya masalah sebelum pesawat jatuh. Ini berarti bom tersebut diledakkan tanpa adanya peringatan terlebih dahulu. Levitin diperintahkan oleh Presiden Vladimir Putin untuk memimpin komisi penyelidik tragedi tersebut.Karena itu, menurutnya, peristiwa tersebut bukan aksi pembajakan. "Dari informasi yang dikumpulkan dari rekaman penerbangan, tidak ada alasan untuk membicarakan soal pembajakan," tutur Levitin pada televisi lokal.Mengenai sinyal emergensi yang sempat terdengar dari salah satu pesawat, kemungkinan itu dipicu oleh kuatnya ledakan, bukan oleh awak pesawat. "Itu (sinyal) memang aktif namun itu terjadi hampir pada saat pesawat hancur, bahkan sepersekian detik kemudian," ujar Levitin.Pesawat Tu-154, dalam perjalanan dari ibukota Rusia, Moskow menuju resor Sochi di Laut Hitam, jatuh pada Selasa (24/8/2004) lalu. Kurang dari empat menit kemudian, pesawat Tu-134 yang lepas landas dari bandar udara yang sama di Moskow juga jatuh menghantam bumi dan menewaskan seluruh penumpang dan awaknya. (ita/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads