"Kalau pengungsi ini tetap mendapatkan perhatian dari segi kesehatannya, logistik, konsumsi hari demi hari. Mereka yang tertampung di pengungsi sudah dipastikan kehidupannya terjamin termasuk keamanan. Bantuan bahkan berlebihan," ujar Menko Kesra Agung Laksono di Kemenko Kesra, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (31/8/2012).
Menurut Agung, pengungsi Sampang jumlahnya relatif tidak terlalu besar dibandingkan dengan pengungsi bencana alam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara mengenai penolakan relokasi warga Syiah, Agung mendukungnya.
"Ketika bencana alam saja tidak mau (relokasi), apalagi konflik. Saya kira itu menyangkut kultur kita, kalau di sana inginnya di sana, tinggal diperbaiki saja," tutur Agung.
Kekerasan di Sampang dipicu masalah keluarga - termasuk asmara - yang tidak terselesaikan. Pertikaian internal ini lantas merebak menjadi perseteruan antar-kelompok. Dua orang tewas dalam insiden pada Minggu 26 Agustus 2012 tersebut.
(nik/nrl)











































