Demo di KPU Jateng Berakhir Bentrokan, Seorang Pingsan
Selasa, 31 Agu 2004 11:30 WIB
Semarang -
Aksi demonstrasi di kantor KPU Jateng berakhir bentrok. Massa dari Humanika saling pukul dengan polisi. Seorang demonstran ditangkap dan seorang pingsan. Bentrokan ini terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, Selasa (31/8/2004). Massa berdemonstrasi di KPU Jateng, Jl. Veteran, Semarang, untuk menolak rencana KPU Jateng untuk mengkarantina anggota DPRD Jateng terpilih, karena menilainya sebagai pemborosan. Bentrokan itu terjadi saat sejumlah massa Humanika sedang berupaya menggembosi mobil Ketua KPU Jateng Fitriyah yang sedang diparkir di halaman gedung. Saat itu, Fitriyah sedang bersiap meninggalkan kantornya. Begitu melihat Firtriyah akan memasuki mobilnya, massa kemudian mencoba menggembosi ban mobilnya. Belum sempat ban mobil Kijang warna biru H 359 RS itu gembos, aparat kepolisian sudah menyerbu para demonstran. Polisi dan demonstran kemudian terlibat saling pukul dan tendang, serta saling kejar. Namun, karena jumlah polisi yang lebih besar, akhirnya 20-an para aktivis Humanika itu pun kewalahan. Beberapa orang dari Humanika tampak luka memar. Seorang dari mereka bernama Ramli Sukijan tiba-tiba pingsan dan seorang bernama Zainal Muqodir dibawa aparat kepolisian. Sebelum terjadi insiden itu, sebetulnya demonstran juga terlibat saling dorong dengan polisi, karena memaksa masuk ke kantor KPU. Aksi dorong itu mengakibatkan beberapa demonstran terjatuh. Pengeras suara yang demonstran bawa juga rusak. Sebenarnya, melihat anggota polisi yang begitu banyak, para demonstran sudah berniat untuk meninggalkan kantor KPU Jateng. Saat akan meninggalkan lokasi, mereka melempar telur busuk terlebih dulu ke gedung KPU. Nah, setelah itu, massa melihat Fitriyah tampak keluar dari kantornya menuju mobilnya yang diparkir di halaman gedung. Untuk menghalang-halangi Fitriyah keluar dari gedung KPU, massa Humanika pun mencoba menggembosi mobilnya. Akhirnya, terjadilah bentrokan itu. Akibat bentrokan, mobil Fitriyah juga tampak penyok. Tentang penyebab mobil penyok, polisi dan mahasiswa saling tuding. Sampai pukul 11.20 WIB, situasi di KPU Jateng sudah mulai normal. Massa juga telah meninggalkan lokasi, setelah sebelumnya meminta polisi segera membebaskan salah seorang temannya yang ditangkap.
(asy/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































