"Kami sangat gembira dengan apa yang diputuskan oleh MK. Kami termasuk partai yang punya legislatif banyak di tingkat DPRD dan DPRD II, kita punya banyak pimpinan dewan," kata Sekretaris Fraksi Partai Hanura, Saleh Husin, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (30/8/2012).
Soal wajib verifikasi parpol juga dinilai cukup memberatkan partai kelas menengah. Terutama partai Islam menengah seperti PKS dan PKB yang disebut-sebut tidak memiliki cukup perwakilan di Indonesia timur.
Sementara Hanura lebih siap karena sejak Pemilu 2009 infrastruktur telah dibangun sampai ke daerah-daerah. Hanura mengaku siap menyambut verifikasi parpol oleh KPU.
"Soal wajib verifikasi, apakah Hanura siap menghadapinya, sudahkah Hanura memenuhi syarat dari KPU,"katanya.
Namun, menurut Saleh, semua Parpol harus menjunjung tinggi dan taat atas apa yanf diputuskan oleh MK sebagai benteng terahir konstitusi. Hanura sendiri adalah partai pertama yang mendaftar ke KPU.
"Kami membawa semua perlengkapan administrasi 100 persen , itu tanda bahwa Hanura sangat siap,"ujarnya.
Soal PT yang hanya berlaku di pusat, Hanura menyambut gembira. Di daerah diyakini semangat caleg semakin kuat.
"Dan perlu diingat bahwa dengan memiliki jumlah kursi DPR Provinsi dan Kab/Kota no 6 terbesar sehingga disinilah orang yang selama ini melihat hanya di pusat, padahal dengan putusan ini justru merupakan kegembiraan bagi kami untuk memeperlihatkan kalau kami mempunyai kursi di parlemen secara merata di daerah, jauh melebihi beberapa partai yang ada disenayan," Tandasnya.
(van/ega)











































