Sedikitnya 54 kolam tambak udang dan ikan bandeng di Marunda, Jakarta Utara, mengalami kekeringan karena kemarau. Petani tambak menjerit.
"Luas kolam tambak di sini ada 86 hektar yang memiliki 54 kolam tambak, tapi 80 persennya kekeringan dan gagal panen," kata Kepala Pengelola Tambak Marunda, Munin, saat ditemui di Jalan Marunda Baru, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (30/8/2012).
Pantauan detikcom di lokasi, keringnya kolam tambak tampak sejauh mata memandang. Beberapa tambak tidak tampak adanya aktivitas penambakan yang biasanya dilakukan para penambak pada siang hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi normal tinggi air tambak disebutkan setinggi 80 centimeter dengan kedalaman 1 meter. Namun ketinggian air tambak saat ini adalah 20 centimeter, dan sebagian kering total.
"Ada juga petani tambak yang menyewa diesel untuk menyedot air laut ke tambak. Cuma biayanya sangat mahal, sekitar Rp 100 ribu sekali sewa," keluh Munin.
Munin pun berharap adanya bantuan dari dinas Peternakan, Perikanan, dan Kelautan DKI Jakarta seperti tahun 2010 lalu.
"Saya berharap dinas terkait bisa turun ke lapangan melihat kondisi kita," ujar Munin.
(vid/aan)










































