Try Sutrisno: Gunakan Pancasila Untuk Redam Isu SARA Pilgub DKI

Try Sutrisno: Gunakan Pancasila Untuk Redam Isu SARA Pilgub DKI

Danu Damarjati - detikNews
Kamis, 30 Agu 2012 13:55 WIB
Jakarta - Sebagai upaya meredam isu SARA di Pilgub DKI Jakarta, Kaukus Anak Bangsa Cinta Damai (ABCD) berkunjung ke kediaman mantan Wapres RI Try Sutrisno di Jalan Purwakarta No 6 Menteng, Jakarta Pusat. Dalam acara ini, Try Sutrisno mengatakan bahwa Pancasila adalah kekayaan bangsa yang harus digunakan untuk meredam isu SARA tersebut.

"Mudah-mudahan itu bisa diredam. Kita semua kan orang Indonesia. You punya apa di negara ini? Pancasila. Kalau Anda mempelajari itu sebagai filosofi, ideologi, dasar negara bahkan way of life, pasti akan bisa mempraktikkan hidup dengan lebih baik," ujar Wapres ke-6 RI ini.

Ia mengatakan harapannya agar hal-hal negatif tidak terus dibesar-besarkan. "Yang harus dijunjung adalah hal-hal yang bermanfaat," lanjutnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan adanya acara ini, ia mengungkapkan harapannya agar Pilgub DKI berjalan lebih tertib.

"Ini Pak Ali Masykur dan kawan-kawan mengundang halal bihalal para tokoh lintas agama, ada dari Islam, Khonghucu, ini dari NU. Mudah-mudahan dengan adanya acara ini, keadaan Pilgub DKI nanti akan lebih tenang, tertib, dan lebih bertanggung jawab," harapnya.

Koordinator Kaukus ABCD, Ali Masykur Musa menambahkan bahwa seharusnya masyarakat menjunjung tinggi demokrasi Pancasila.

"Demokrasi kita adalah demokrasi Pancasila yang menjunjung tinggi kemanusiaan. Jadi, jangan hanya karena persaingan memperebutkan kekuasaan kepala daerah, kemudian menghilangkan kemanusiaan. Kekuasaan adalah untuk memperjuangkan kemanusiaan itu sendiri," ungkap Ali.

Menurutnya, Pilgub DKI merupakan contoh demokrasi bagi proses demokrasi di Indonesia. Untuk itu, ia berharap agar tidak terjadi kekerasan di dalam pelaksanaannya.

Selain berkunjung ke kediaman Try Sutrisno, Kaukus ABCD sebelumnya juga sempat mengunjungi Ketua MPR Taufiq Kiemas.

"Jadi persatuan negara harus di atas segalanya dalam proses demokrasi itu. Dan kami sowan ke Pak Try, ke Taufiq Kiemas dan tokoh-tokoh bangsa lainnya," kata Ali Masykur.

(/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini