"Kinerja anggota itu tentu saja akan didukung dan di backup oleh sistem yang ada di DPR-MPR, jadi kami berharap bahwa introspeksi itu dilakukan bukan hanya oleh anggota tapi oleh sistem yang ada di DPR-MPR. Kalau kemudian masyarakat berpendapat jika kinerja DPR tidak maksimal seperti yang mereka harapkan, saya memang mengakui hal tersebut tapi ini kan kinerja dalam kolektif-kolegial bukan hanya kerja orang per orang atau fraksi yang mewakili partai," kata Puan kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (29/8/2012).
Menurut putri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri ini, kinerja DPR tak bisa dilihat secara parsial. Tapi ini kolektif-kolegial yang harus bekerjasama dengan semua pihak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Puan mendorong semua anggota DPR meningkatkan kinerjanya. Namun Puan kurang sepakat kehadiran di rapat Paripurna DPR dijadikan penilaian satu-satunya untuk kinerja DPR.
"Apalagi aku tanya masalah kehadiran, itu dilihat dulu kenapa nggak hadir. Apakah ada tugas lain, apakah mereka memang karena malas? Apakah karena berhalangan tetap atau berhalangan sementara? Hal-hal itu tidak bisa kita lakukan secara subjektif," katanya.
(van/nrl)











































