"Hingga saat ini, KRDE Maguwo Ekpres masih dalam perbaikan teknisi PT Inka di Madiun, karena masih garansi," jelas Manajer Humas PT KAI Daop V Purwokerto, Surono kepada wartawan, Rabu (29/8/2012).
Kerusakan pada rangkaian KA Maguwo Ekspres diketahui pada Minggu (26/8) lalu. Saat itu, KA dalam perjalanan menuju Yogyakarta. Tiba-tiba ada masalah di daerah Jenar. Pihak KAI langsung 'mengistirahatakan' kereta tersebut hingga hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengakui dengan tidak beroperasinya Maguwo selama 3 hari, PT KAI juga mengalami kerugian ratusan juta rupiah. Namun karena perbaikan demi pelayanan dan keselamatan penumpang, maka perlu dilakukan.
Dengan tidak beroperasinya KA Maguwo selama 3 hari tersebut, PT KAI Daop V minta maaf kepada para penumpang yang akan menggunakan kereta ini.
KRDE AC Maguwo Ekspres diluncurkan pada Selasa 14 Agustus lalu. Kereta buatan PT INKA yang dilengkapi pendingin udara ini terdiri dari 5 gerbong dengan total kapasitas 308 tempat duduk. Semenjak diluncurkan, KA Maguwo Ekspress mendapat tanggapan bagus dari warga Jawa Tengah bagian selatan dan Yogyakarta.
Dengan pengoperasian KA Maguwo Ekspres tersebut diharapkan dapat mewujudkan kebijakan intermoda dan sinergi transportasi darat dan udara. Kereta ini akan memberikan kemudahan bagi penumpang pesawat yang berasal dari daerah Banyumas, Kebumen dan Purworejo karena jarak stasiun Maguwo dan Bandara Adisucipto sangat dekat.
(arb/try)











































