"Dalam penetapan anggaran, menurut saya volume penggunaan anggaran kita belum optimal untuk mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,"kata Akbar Tandjung kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta,
Rabu (29/8/2012).
Akbar menjelaskan, hal itu diantaranya bisa terlihat dari masih besarnya angka subsidi yang ditetapkan DPR. Subsidi ΠΠΠ atau subsidi listrik 300 triliun dari anggaran sekitar 1500 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara dalam fungsi penetapan undang-undang, menurut Akbar masih penting untuk ditingkatkan ke depan kinerja dewan. Karena jumlah undang-undang yang dihasilkan belum sesuai dengan apa yang diproyeksikan oleh badan legislasi.
"Dan tentu kualitas undang-undang juga sangat penting, jangan sampai setiap undang-undang dijudicial review, itu harus diperhatikan betul," ucapnya.
"Dari dalam fungsi pengawasan, menurut saya cukup lumayan menjalankan fungsinya. Tentu ketiga fungsi itu harus berjalan secara seimbang," imbuhnya.
(van/van)











































