"Tidak ada satu pun saksi, sepanjang ini sudah ada 10 saksi yang menyatakan saya ada hubungannya dengan Nunun, yang mengatakan ada keterkaitan saya dengan travel cek, yang mengatakan saya pernah menyuruh mereka memilih saya. Tidak ada satu saksi pun," tutur Miranda usai persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (29/8/2012).
Miranda yakin keterangan saksi yang akan dihadirkan penuntut umum akan sama dengan saksi sebelumnya. "Saya yakin saksi siapa pun yang dihadirkan akan menjawab hal yang sama karena saya memang tidak pernah menjanjikan apa-apa, saya juga tidak pernah mengatur pertemuan dengan Ibu Nunun dengan mereka. Semua yang didakwa oleh jaksa tidak terbukti satupun," tegasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baik Endin dan Paskah juga tidak pernah bertemu Miranda sebelum dan sesudah pemilihan tersebut. Sementara Dudhie Makmun Murod yang juga mantan anggota Komisi Keuangan dan Perbankan DPR mengaku memilih Miranda atas perintah fraksinya. Dia mengaku menerima 10 travel cek yang diberikan Arie Malangjudo.
Di persidangan Miranda melontarkan 2 pertanyaan kepada 3 saksi tersebut. "Apa saya pernah meminta memilih saya sebagai DGS BI?" tanya Miranda. Serempak Endin, Paskah dan Dudhie menjawab,"Tidak pernah".
Miranda juga menanyakan kepada saksi mengenai dakwaan jaksa dirinya meminta dikenalkan dengan anggota Komisi IX melalui Nunun Nurbaetie. Jawabannya sama, "tidak pernah," kata saksi bergantian.
(/)











































