"Setuju, Presiden sebagai kepala negara memang selayaknya tidak mengurusi partai lagi," kata Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (29/8/2012).
Muzani mengatakan, sebagai bentuk persetujuan, Gerindra tidak akan keberatan jika Prabowo terpilih dari presiden mundur dari jabatannya sebagai Ketua Dewan Pembina. Menurutnya, seorang presiden yang telah terpilih adalah milik rakyat, bukan milik parpol tertentu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, Muzani tidak setuju jika pimpinan daerah juga harus nonaktif dari partai. Menurutnya, jabatan pimpinan daerah tidaklah sepenting presiden, dan masih memungkinkan untuk mengurus partai.
"Untuk kepala daerah tidak setuju, karena kan dia tidak sesibuk kepala negara," tutur anggota Komisi I DPR itu.
(tor/mok)










































