"Saya dapat dua ember, enggak buat disimpen tapi langsung diisikan ke motor," aku Rizky di lokasi kejadian, Rabu (29/8/2012).
"Tidak dilarang, malah diperbolehkan mengambil sama petugas Pertamina," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mau bagaimana lagi. Anggap saja THR bensin untuk warga," ujar karyawan Pertamina Pengapon yang enggan menyebutkan namanya itu.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu truk yang hendak mengantar premium dari Pertamina Pengapon menuju SPBU Semarang- Kendal nomor 4450218 tersebut tiba-tiba oleng ke kanan dan menabrak tiang listrik yang berada di pembatas jalan. Ketika peristiwa berlangsung tepat 50 meter di belakang truk seorang anggota Satlantas Ngaliyan, Murwadi sedang berpatroli dengan mengendarai motornya.
"Truk terlihat oleng ke kanan lalu menabrak tiang listrik di tengah," terang Murwadi. Beruntung anggota polisi tersebut tidak terkena dampak dari kecelakaan.
Sementara itu, supir truk, Wariyo dan kernetnya, Fatur langsung di larikan ke ICU RS Tugu Semarang. Wariyo mengalami luka parah di bagian kepala. Akibat kecelakaan tersebut, jalur Semarang-Kendal macet sejauh 5 kilometer. Saat ini proses evakuasi sedang berlangsung, mobil penyedot BBM pun dikerahkan Pertamina untuk mengambil sisa-sisa bensin yang belum sempat diambil warga.
(alg/trw)











































