"Kita meminta untuk diperpanjang sampai komisioner baru terpilih. Bisa menggunakan Keppres atau Perpu dengan dukungan DPR," kata anggota komisi III DPR dari PD, Saan Mustopa, kepada detikcom, Rabu (29/8/2012).
Komisi III DPR menyadari keterlambatan fit and proper test anggota Komnas HAM bisa berdampak pada kevakuman Komnas HAM. Karena itu secepatnya Komisi III akan meminta pimpinan DPR meminta Presiden SBY segera mengeluarkan aturan memperpanjang masa kerja komisioner Komnas HAM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Wakil Ketua MPR Lukman Hakim Saifuddin menilai tak mungkin lagi mengharapkan DPR menuntaskan fit and proper test anggota Komnas HAM yang masa jabatannya akan habis masa kerjanya. Presiden SBY harus mengambil keputusan penting secepatnya.
"Bila Komnas HAM tak lagi ada akibat kekosongan jabatan komisionernya, maka negara telah abai terhadap amanah konstitusi. Berakhirnya masa jabatan komisioner Komnas HAM 2007-2012 pada 30 Agustus 2012 tanpa diiringi pelantikan komisioner baru akan menyebabkan bubarnya Komnas HAM," kata Lukman kepada detikcom, Rabu (29/8/2012).
Komnas HAM menemui Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso, pada tanggal 16 Agustus 2012 lalu untuk menyetorkan nama-nama hasil seleksi calon komisioner. Ada 30 nama calon komisioner Komnas HAM.
Berikut nama 30 calon komisioner Komnas HAM berdasarkan data yang diperoleh detikcom, Kamis (16/8/2012):
1. Ansori Sinungan, mantan PNS Kemenkum HAM
2. Ario Djatmoko, dokter
3. Bahder J. Nasution, dosen Unja Jambi
4. Bambang Budiono, Pusham Unair
5. Dede Oetomo, Gaya Nusantara
6. Dian Noes Wantari, Pusham Ubaya
7. Dianton Bach Riyadi, Agrarian Resource Center
8. Erna Ratnaningsih, YLBHI
9. Hafid Abbas, dosen UNJ
10. I Sandyawan Sumardi, Yayasan Ciliwung Merdeka
11. Kisnu Haryo, Lemhannas
12. Imdadun Rahmat, Pengurus Besar NU
13. Manager Nasution, MUI
14. Mochammad Soedioto, Kesatuan Tuna Netra Indonesia
15. Muhammad Nur Khoiron, Desantara Foundation
16. Natalius Pigai, PNS Kemenakertrans
17. Oto Nur Abdullah, Imparsial
18. Paul Serak Baut, mantan anggota DPR
19. Mindawati Perangin, Pendeta GBKP Medan
20. Roi Chatul Aswidah, Demos
21. Sandrawati Monianga, Samdhana Institut
22. Setia Adi Purwanta, PNS Manajer Pusat Pendidikan Inklusif DIY
23. Sianne Indriani, Jurnalis
24. Siti Noor Laila, Advokat
25. Suharto
26. Suma Mihadja, Konsultan HAM
27. Taufik Basari, LBH Masyarakat
28. Nur Kholis, anggota Komnas HAM
29. Tri Susilowati, dosen
30. Yosep Adi Prasetyo, anggota Komnas HAM
(van/nrl)
