Darah Ini Simbol Solidaritas RI-Aljazair

Laporan dari Aljir

Darah Ini Simbol Solidaritas RI-Aljazair

- detikNews
Rabu, 29 Agu 2012 11:32 WIB
Aljir - Darah para warga Indonesia dan Aljazair ini menjadi simbol solidaritas dan persaudaraan. Hubungan kedua negara sudah terjalin sangat baik sejak masa revolusi kemerdekaan.

Darah-darah itu dikumpulkan melalui kegiatan donor dalam rangkaian perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-67 dan HUT Kemerdekaan Aljazair ke-50, yang melibatkan staf KBRI di Aljir, Aljazair dan warga setempat, Selasa (28/8/2012).

"Adalah penting membangun solidaritas kemanusiaan antar kedua negara untuk melanjutkan tradisi yang sudah baik dari hubungan kedua negara di bidang politik dan ekonomi selama ini," ujar Dubes RI untuk Aljazair Ahmad Ni'am Salim dalam sambutan pembukaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Dubes, solidaritas kemanusiaan tersebut antara lain dilakukan dalam bentuk kegiatan donor darah, sekaligus sebagai perwujudan ukhuwwah islamiyah.

"Jadi dalam rangka memperingati hari kemerdekaan kedua bangsa, kita memberi bukan hanya dukungan dan semangat, tapi juga darah," tegas Dubes.

Kegiatan ini sesuai keterangan Sekretaris Dubes Muhammad Nur Hayid digelar sejak pagi di kantor KBRI Aljir dan dipantau langsung oleh Alwakalah Alwathaniyah Liddam (Agen Darah Nasional/ADN) Aljazair di bawah Kementerian Kesehatan.

Dr. Hajjan dari ADN menyambut baik kegiatan donor darah yang digelar KBRI Aljir bekerjasama dengan pihaknya. Sebab selama ini baru perwakilan Indonesia dari seluruh perwakilan asing di Aljazair, yang melakukan kegiatan semacam ini.

"Ini merupakan inisiatif cerdas dan luar biasa dari Indonesia. Kami senang dan bangga serta memberi apresiasi tinggi atas kegiatan ini. Kami menyambut positif dan terimakasih atas kerjasamanya dengan kami," cetus Dr. Hajjan.

Dr. Hajjan berharap agar kegiatan serupa dapat digelar secara rutin di KBRI Aljir dan bisa diikuti oleh perwakilan-perwakilan asing lainnya.

"Kami siap untuk kegiatan donor darah lagi jika KBRI Aljir menyelenggarakan dan berharap gaungnya bisa didengar oleh perwakilan negara lain dan bisa meniru Indonesia," demikian Dr. Hajjan melalui staf Pensosbud Rohimul Amin.

Secara terpisah, penanggungjawab kegiatan Iskandar Abdullah dari Fungsi Politik dan Protkon menyampaikan terimakasih atas partisipasi para pendonor dan mengharapkan kegiatan ini ke depan bisa melibatkan lebih banyak lagi para pemangku kepentingan di Aljazair.

"Kegiatan ini Insya Allah akan kita gelar rutin karena selain sehat juga membantu kemanusiaan bagi saudara kita yang membutuhkan darah," pungkas Iskandar. (es/es)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads