Mukernas Pastikan Dukungan PKB
Selasa, 31 Agu 2004 08:02 WIB
Jakarta - Hasil Mukernas PKB, Selasa (31/8/2004)siang ditunggu-tunggu masyarakat, terlebih kedua pasangan capres Mega-Hasyim dan duet SBY-Kalla. Kemana suara PKB?Ketua Umum Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) KH Abdurrahman Wahid yang kerap dipanggil Gus Dur punya cara tersendiri. Dirinya memang kerap bertemu dengan kedua Capres, Mega maupun SBY. Setelah bertemu Megawati di Pura Besakih, Karangasem, Bali, Gus Dur mengikuti acara jalan santai bersama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Minggu (22/8).Gus Dur memang berkeras mengatakan PKB netral. Namun, Gus Dur telah merestui Zannuba Arifah Chafsah (Yenny) untuk menjadi anggota tim sukses SBY-Kalla. Tetapi Gus Dur membantah keikutsertaan anaknya sebagai bentuk dukungannya kepada SBY. Menurut Gus Dur, Mukernas PKB yang akan menentukan perihal dukungan PKB. Pengamat LIPI Ikrar Nusa Bakti mengamati perihal berubah-ubahnya sikap Gus Dur. "Gus Dur memang mudah sekali berubah, tergantung mood politiknya. Mungkin saat itu moodnya lagi senang ketika Yenny diterima menjadi anggota tim kampanye Pak Bambang, sedangkan di saat yang lain dia sudah berubah lagi. Dan perubahannya itu menit-per penit," ujar Ikrar dalam perbincangan Selasa (31/8/2004) pagi dengan detikcom.Ikrar menduga hal itulah yang menjadi penyebab Gus Dur tidak lolos verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU). Gus Dur tak lolos dalam persyaratan kesehatan yang tertuang dalam Surat Keputusan KPU Nomor 26 Tahun 2004 tentang Tata Cara Pencalonan Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2004."General check upsecara fisik sehat, sedangkan secara psikis tidak. Bisa jadi kadang demokratis dan kadang tidak demokratis," papar Ikrar.Walau demikian, Gus Dur tetap dinanti. Mukernas PKB yang akan digelar di Hotel Kartika Chandra di Kirana Ballroom sekitar pukul 13.30 WIB akan diisi dengan pengarahan dari Gus Dur. PKB yang meraup 52 kursi dalam pemilu legislatif lalu masih dinilai signifikan bagi kedua capres yang akan bertarung 20 September mendatang. Gus Dur selaku pencetus PKB tetap menjadi medan magnet yang kuat bagi kedua capres.
(dni/)











































