Kapolres Karo AKBP Marcelino Sampouw menyatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan. Mobil yang ditemukan itu, kini tengah diidentifikasi dengan harapan dapat menemukan sidik jari pelaku.
"Mobil itu ditemukan di daerah Loda, sekitar dua kilometer dari lokasi kejadian," kata Kapolres Marcelino Sampouw kepada wartawan, Selasa (28/8/2012) malam.
Disebutkan Sampouw, pihaknya berupaya maksimal memburu pelaku. Keterangan-keterangan yang diperlukan tengah dikumpulkan. Hanya saja polisi belum bisa secara resmi meminta keterangan korban, sebab kondisinya masih belum memungkinkan.
"Jadi korbannya kan masih di rumah sakit, masih dirawat. Kita belum bisa meminta keterangan lebih banyak, karena kondisinya itu. Tetapi penyelidikan terus kita lakukan," tukas Sampouw.
Irvan (35) menjadi korban perampokan dan penganiayaan sekitar pukul 16.00 WIB tadi. Saat itu korban melintas di Jl. Kapten Pala Bangun, Kabanjahe, Karo, dengan mobil Mitsubishi Lancer bernomor polisi BK 1416 LM warna biru milik temannya. Tiba-tiba mobilnya disalip, dan dihentikan pelaku yang gunakan mobil Hiline.
Irvan diminta keluar kemudian dianiaya sekitar 10 pria dengan senjata tajam sehingga mengalami luka cukup serius di bagian kepala, wajah dan tangan. Usai menganiaya, para pelaku membawa kabur mobil yang semula dibawa Irvan. Korban kemudian dibawa ke RSUD Kabanjahe atas bantuan warga.
(rul/ahy)











































