Ironis, Indonesia Kekurangan Pendakwah

Ironis, Indonesia Kekurangan Pendakwah

- detikNews
Selasa, 28 Agu 2012 18:04 WIB
Ironis, Indonesia Kekurangan Pendakwah
Menag Suryadharma Ali di Kantor Presiden (Foto: Luhur/detikcom)
Jakarta - Indonesia dikenal sebagai negara religius dengan mayoritas penduduk beragama Islam. Namun saat ini, Indonesia ternyata masih kekurangan pendakwah. Faktor inilah yang dinilai memudahkan menyebarnya ajaran agama yang meresahkan termasuk paham radikalisme di masyarakat.

"Terdapat kekosongan pendakwah di banyak tempat sehingga banyak aliran agama yang akhirnya laku," ungkap Menteri Agama Suryadharma Ali di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (28/8/2012).

Suryadharma mengatakan sebenarnya jumlah pendakwah di Indonesia cukup banyak. Tetapi penyebarannya tidak teroganisir, sehingga ada banyak tempat yang malah tidak tersentuh sama sekali, baik oleh pemerintah maupun dari organisasi masyarakat bidang keagamaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sementara warga membutuhkan informasi agama dan ketika ada yang datang, walau ajarannya tak sesuai dengan prinsip berlaku di Indonesia, itu diserap," terang Suryadharma.

Situasi ini bukan hanya terjadi di pedalaman, tapi juga daerah yang tidak terlalu jauh dari perkotaan. Seperti kasus baru-baru ini di Cirebon, Sukabumi dan Bogor yang akhirnya jadi pemicu konflik kekerasan akibat perbedaan paham dengan warga sekitar termasuk paham radikalisme.

"Saya sudah minta semua Kanwil Agama untuk menginventarisir titik mana saja yang kekurangan. Kita akan organisir penempatan pendakwah agar lebih merata," papar Suryadharma.

(lh/trq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads