Demikian disampaikan Menteri Agama, Suryadharma Ali, tentang hasil pertemuannya dengan Umah, Ibunda Rois dan Tajul. Rois dan Tajul adalah ulama kakak beradik yang berebut pesantren yang jadi pangkal masalah bentrok massa di Sampang, Madura (26/8).
"Ketika bertemu dengan ibunda keduanya, Umah, beliau katakan ingin pindah ke tempat lain," ujar Suryadharma di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (28/8/2012).
Pertemuan berlangsung semalam di lokasi bentrok di Karangayam, Sampang, Madura. Di sana Menag meninjau lokasi dan berdialog ke tokoh dua komunitas yang terlibat bentrokan.
"Apakah pindah sendirian ataukah bersama pengikutnya? Menurut beliau, Insya Allah yang lain akan setuju dan tergantung apa kata dirinya," sambung Menag.
Berdasar jawaban tersebut, maka pemerintah daerah mendalaminya dengan memintakan konfirmasinya kepada dua ratusan pengungsi korban konflik. Bila keputusannya nanti relokasi, tentu membutuhkan waktu cukup lama sebab terlebih dahulu dicarikan lokasi baru.
"Juga butuh biaya. Tapi kalau mereka ingin kembali, dari segi waktu tidak lama," imbuhnya.
Penyelesaian lain juga membangun dialog antara Tajul dan Rois yang libatkan para tokoh masyarakat setempat. Konflik pribadi di antara kakak beradik harus dituntaskan agar massa pengikut masing-masing tidak terus saling bentrok.
"Kalau keduanya itu rekonsiliasi, maka pengikutnya kan juga akan rekonsiliasi," ujar Menag.
(lh/mok)











































