Rupanya Mekeng tidak terima begitu saja dicopot dari posisi Ketua Banggar DPR. Mekeng memang pernah diperiksa KPK, namun hanya sebagai pimpinan Banggar untuk kepentingan penyidikan kasus Wa Ode Nurhayati. Mekeng tak menyangka dicopot dari pimpinan Banggar.
"Ada kekecewaan memang, dia pernah bicarakan sama saya. Anda telepon Mekeng, tanyakan sebenarnya sama dia ada apa," kata Ketua DPP Golkar, Yorrys Roweyai, saat dihubungi wartawan, Selasa (28/8/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nah itu dia bilang di sebuah media malah mau mundur segala dari bendahara Soksi, saya nggak tahu kenapa, yang jelas ini ada masalah internal," kata Yoris.
Yoris berharap masalah internal Golkar ini tak sampai memecah belah internal terlalu jauh. Bagaimanapun Golkar harus punya pijakan kuat menghadapi pileg dan pilpres 2014.
"Saya punya keyakinan Golkar bukan organisasi baru. Golkar punya manajemen menyelesaikan persoalan jadi Golkar punya manajemen menyelesaikan konflik. Tergantung kedewasaan kader kan Golkar mengedepankan kebersamaan," harapnya.
(/)











































