"Pagi tadi berangkat dengan penerbangan jam 6 ke Balikpapan baru lanjut ke Samarinda," kata saudara sepupu Kapten Marshal, Yance Kotjek saat ditemui detikcom di rumah duka, Jalan Pengadegan Selatan V No 3, Jaksel, Senin (27/8/2012).
Istri Marshal, Eis dan keempat anaknya yakni Prillianti, Getri Seli, Dipa Rahmanu dan Zeta Auriga telah berada di RSUD Abdul Wahab Syahrani, Samarinda, tempat jasad Marshal dan tiga orang lainnya diidentifikasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di rumah duka, terdapat anggota keluarga termasuk kerabat yang datang. Di depan pagar rumah terdapat 3 karangan buka dukacita dari Premier Oil Indonesia, FH UKI, dan Kepala Pusat Survei Geologi Bandung.
Marshal, pria kelahiran 7 Juli 1948 meninggal dunia dalam kecelakaan pesawat Piper Navajo registrasi PK-IWH. Marshal menjadi kapten penerbang pesawat carter PT Intan Angkasa Air. Pesawat Piper Navajo yang disewa Ellioy Geophysics International diduga menghantam bukit di Gunung Mayang saat melakukan survei.
3 orang penumpang yang juga meninggal dunia adalah Suyoto (Security Officer/Kementerian Pertahanan), Peter John Elliot (GM Elliot Geophysics Internasional) dan Jandri Hendrizal (staf EGI).
(fdn/mpr)











































