Istri dan 4 Anak Jemput Jenazah Kapten Marshal Basir ke Samarinda

Istri dan 4 Anak Jemput Jenazah Kapten Marshal Basir ke Samarinda

- detikNews
Senin, 27 Agu 2012 17:30 WIB
Jakarta - Setelah jenazah Kapten Marshal Basir ditemukan Tim SAR, istri dan empat anaknya pagi tadi langsung bertolak ke Samarinda. Mereka hendak menjemput jenazah Marshal untuk dimakamkan di Jakarta.

"Pagi tadi berangkat dengan penerbangan jam 6 ke Balikpapan baru lanjut ke Samarinda," kata saudara sepupu Kapten Marshal, Yance Kotjek saat ditemui detikcom di rumah duka, Jalan Pengadegan Selatan V No 3, Jaksel, Senin (27/8/2012).

Istri Marshal, Eis dan keempat anaknya yakni Prillianti, Getri Seli, Dipa Rahmanu dan Zeta Auriga telah berada di RSUD Abdul Wahab Syahrani, Samarinda, tempat jasad Marshal dan tiga orang lainnya diidentifikasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Belum diketahui kapan jenazah dapat dibawa pulang ke rumah duka di Jakarta. Rencananya Marshal akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir. "Kemungkinan dibawa ke Jakarta besok, menunggu identifikasi selesai," kata Yance.

Di rumah duka, terdapat anggota keluarga termasuk kerabat yang datang. Di depan pagar rumah terdapat 3 karangan buka dukacita dari Premier Oil Indonesia, FH UKI, dan Kepala Pusat Survei Geologi Bandung.

Marshal, pria kelahiran 7 Juli 1948 meninggal dunia dalam kecelakaan pesawat Piper Navajo registrasi PK-IWH. Marshal menjadi kapten penerbang pesawat carter PT Intan Angkasa Air. Pesawat Piper Navajo yang disewa Ellioy Geophysics International diduga menghantam bukit di Gunung Mayang saat melakukan survei.

3 orang penumpang yang juga meninggal dunia adalah Suyoto (Security Officer/Kementerian Pertahanan), Peter John Elliot (GM Elliot Geophysics Internasional) dan Jandri Hendrizal (staf EGI).

(fdn/mpr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads