"Selain api, warga kurang siap atau dengan kata lain human eror," ujar Kepala Dinas Pemadam DKI Jakarta, Paimin Napitupulu, saat dihubungi detikcom, Senin (27/8/2012).
Paimin menuturkan selama bulan puasa, banyak warga yang aktivitasnya berpindah di malam hari. Sehingga kemungkinan warga melakukan human error bisa saja terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Paimin berharap satu hingga dua hari ke depan, peristiwa kebakaran dapat diminimalisir. Karena warga sudah melihat kejadiannya dan tidak akan mengulangi lagi.
"Dengan adanya pemberitaan mengenai kebakaran itu akhirnya mereka akan berpikir dan tidak akan mengulangi kesalahan," terangnya.
Paimin menegaskan perlu kewaspadaan yang tinggi terkait seringnya kebakaran di wilayah pemukiman padat penduduk.
"Bagaimana pun warga harus tetap waspada, jangan sembarangan, karena di samping diakibatkan ledakan kompor, enam puluh persen disebabkan oleh arus pendek," ungkapnya.
(ndu/mok)











































