"Hasil menunjukkan tidak ada satu pun yang positif narkoba. Namun untuk sertifikasi, tim masih banyak menemukan masinis ataupun asisten yang belum tersertifikasi,"kata Kepala Puskom Publik Kementerian Perhubungan Bambang S Ervan, dalam siaran pers, Minggu (26/8/2012).
Menurut Bambang, dari sekitar 100 masinis dan asisten masinis di wilayah Daop IV misalnya baru sekitar seperempatnya yang telah lulus sertifikasi. Hal ini yang menurut tim perlu dibenahi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masinis dan asisten masinis harus lulus menjalani beberapa tes seperti kompetensi, kesehatan, psikologis dan pengetahuan teknis, agar dapat dianggap telah tersertifikasi. Sertifikasi juga merupakan upaya pemutakhiran terhadap
penguasaan perkembangan pengetahuan dan teknologi terkini yang bermuara pada
peningkatan faktor keselamatan perjalanan kereta api.
"Sertifikasi masinis dan asisten masinis merupakan wujud dari peran Kementerian
Perhubungan sebagai regulator transportasi perkeretaapian dalam hal penegakan faktor keselamatan dan memang harus dipisahkan dari fungsi PT KA sebagai operator," jelas Bambang.
Ketika belum ada Ditjen Perkeretaapian fungsi sertifikasi ini belum ada dan sejauh mana kontrol kelaikan SDM dilakukan secara internal sendiri oleh PT KAI. Untuk saat ini Pemerintah telah bersikap tegas dengan hanya mengizinkan masinis ataupun asisten masinis yang telah tersertifikasi yang boleh berdinas mengoperasikan kereta api.
"Di sisi lain Pemerintah melalui Ditjen Perkeretaapian terus mendorong agar para masinis ataupun asisten masinis di lingkungan PT KA terus mengajukan sertifikasi,"tandasnya.
(van/nrl)











































