Sejumlah anggota Komisi II DPR yang tergabung dalam Pansus RUU Desa berencana melakukan studi banding ke Brazil. Dijamin kunjungan itu berguna untuk pembahasan RUU tersebut. Pilihan negara Brazil tidak mengada-ngada.
"Brazil adalah satu negara yang menerapkan proses participatory budgeting di sejumlah negara bagian, mulai dari level kampung/Barrao. Di mana dalam penyusunan anggaran untuk pemenuhan infrastruktur (misal pembangunan sekolah sarana kesehatan, jalan dll) dan pelayanan publik lainnya, masyarakat di level kampung yang tergabung dalam berbagai organisasi masyarakat dilibatkan," jelas Budiman yang juga anggota Komisi II DPR, Sabtu (25/8/2012).
Budiman yang juga pimpinan rombongan ke Brazil ini menjelaskan, di negeri Samba itu, tim Pansus RUU Desa akan bertemu dengan Kementerian Dalam Negeri dan pejabat Kota Brasilia, guna mengetahui hubungan dalam pengelolaan desa, serta kunjungan ke desa-desa di daerah Iguacu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budiman meminta masyarakat tak perlu khawatir kalau Pansus di sana akan jalan-jalan atau menghabiskan uang negara. Pansus RUU Desa benar-benar melakukan studi banding guna kepentingan RUU tersebut.
"Pansus tentu akan membuat laporannya secara terbuka ke masyarakat via website DPR. Kalau perlu presentasi di depan media," terang politisi PDI Perjuangan ini.
Rencananya rombongan yang dipimpin Budiman Sudjatmiko ini akan terbang ke Brasil pada 26 Agustus dan kembali ke Indonesia pada 1 September.
(ndr/nal)











































