Ini Alasan Pansus RUU Desa Pilih 'Melancong' ke Brasil

Ini Alasan Pansus RUU Desa Pilih 'Melancong' ke Brasil

Ferdinan - detikNews
Sabtu, 25 Agu 2012 11:13 WIB
Ini Alasan Pansus RUU Desa Pilih Melancong ke Brasil
Jakarta - Pansus RUU Desa akan mengunjungi Brasil selama sepekan. Dalam studi banding ini, anggota dewan ingin mempelajari prinsip keberhasilan membangun desa dengan pengelolaan pembangunan dan keuangan yang baik.

"Mempelajari negara lain dalam menata desa, hal ini ditujukan untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan meningkatkan daya saing desa," kata Ketua Pansus RUU Desa Ahmad Muqowam dalam keterangan persnya, Sabtu (25/8/2012).

Rombongan Pansus juga mempelajari bagaimana negara lain memberikan kewenangan kepada desa untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakatnya untuk menunjang kemandirian desa.

"Mempelajari negara lain dalam hal mengatur tentang penyelenggara pemerintah desa, mengatur tentang keuangan desa dan pembangunan kawasan desa," tambahnya.

Lalu mengapa memilih Brasil? Muqowam menjelaskan, Brasil dipilih karena Pansus meyakini negara yang terkenal dengan prestasi sepak bola tersebut dapat dijadikan bahan pembelajaran bagi Indonesia.

"Hampir sama seperti desa-desa di Indonesia, Brasil mempunyai problem kemiskinan dan ketimpangan namun mulai ada perbaikan," tuturnya.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menambahkan, Brasil berhasil memberantas kemiskinan di desa dengan cara mengatur produksi dan pemasaran secara kolektif.

"Sebagaimana Indonesia, sebagian besar masyarakat Brasil berdomisili di pedesaan dan bersifat agraris. Brasil adalah negara yang bisa dijadikan tempat untuk mempelajari tidak saja sebagaimana masyarakat pedesaan memproduksi hasil-hasil pertanian mereka, tetapi juga bagaimana mereka mengakses pasar," terangnya.

Sementara itu anggota Pansus RUU Desa yang ikut dalam rombongan, Abdul Gaffar Pettape mengatakan kunjungan ke Brasil menggantikan rencana kunjungan sebelumnya ke Venezuela.

"Tidak jadi ke Venezuela karena waktu itu pemerintah setempat sibuk mempersiapkan hari kemerdekaan pada bulan Juli ketika kami hendak kesana," kata politikus Partai Demokrat ini.

Rencananya rombongan yang dipimpin Budiman Sudjatmiko ini akan terbang ke Brasil pada 26 Agustus dan kembali ke Indonesia pada 1 September.

(fdn/ndr)


Berita Terkait