Tahun Ini Terminal Solo Dijadikan Proyek Percontohan Sistem 'Boarding'

Tahun Ini Terminal Solo Dijadikan Proyek Percontohan Sistem 'Boarding'

- detikNews
Jumat, 24 Agu 2012 19:41 WIB
Solo - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) segera akan menerapkan sistem 'boarding' untuk terminal bus, menyusul sistem serupa yang telah lebih dulu diterapkan di bandara dan stasiun kereta api. Sebagai proyek percontohan, Kemenhub telah menunjuk Terminal Tirtonadi, Solo.

"Kalau bisa diterapkan pada kereta api, pastinya di terminal bus juga bisa. Terminal Tirtonadi di Solo saat ini telah dibangun dan diperluas akan dijadikan contoh pelaksanaan sistem 'boarding' terminal bus di Indonesia," ujar Wakil Menteri Perhubungan, Bambang Susantono, di sela-sela meninjau pelaksanaan arus balik lebaran di Terminal Tirtonadi Solo, Jum'at (24/8/2012).

Susantono menegaskan sistem 'boarding' terbukti memberikan dampak nyata pada pelayanan semakin baik pada bandara dan stasiun KA. Keberhasilan pada pelayanan KA itulah yang akan diterapkan pada pelayanan bus.

Dengan sistem 'boarding' tersebut, lanjutnya, calon penumpang bisa membeli tiket secara online layaknya membeli tiket kereta api, sehingga calon penumpang bisa memilih bus. Selain bisa membeli tiket secara online, calon penumpang juga bisa membayar melalui bank atau tempat-tempat lain yang ditunjuk.

Sedangkan Dirjen Perhubungan Darat, Suroyo Alimoeso, yang juga menyertai Bambang Susantono dalam kunjungan tersebut, mengatakan uji coba penerapan sistem 'boarding' di Terminal Tirtonadi Solo akan dilaksanakan setelah Lebaran tahun ini. Selanjutnya, Kemenhub juga akan segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat luas terkait pelaksanaan sistem baru tersebut.

"Setelah lebaran ini akan diuji coba. Kalau saat ini masih fokus pada penanganan arus penumpang terkait libur lebaran. Selain di Terminal Tirtonadi Solo, terminal lain yang akan menyusul penerapan sistem ini adalah di terminal antar negara di Pontianak," ujar Suroyo Alimoeso.

Perluasan bangunan Terminal Tirtonadi akan menambah kapasitas daya tampung bus di terminal paling padat di Jateng tersebut. Jika daya tampung bus di terminal lama hanya 1.300 bus per hari dalam kondisi normal dan bisa menampung 2.000 bus pada situasi arus lebaran seperti sekarang. Setelah bangunan baru dioperasikan, daya tampung di terminal tersbut akan mencapai 1.500 bus per hari dalam kondisi normal.

(/)


Berita Terkait