Foke Minta Isu Miring Kebakaran Tidak Semakin Dibumbui

Foke Minta Isu Miring Kebakaran Tidak Semakin Dibumbui

- detikNews
Jumat, 24 Agu 2012 17:49 WIB
Jakarta - Musibah kebakaran di Ibukota marak terjadi. Bahkan pada hari ini saja sudah terjadi lima kejadian kebakaran di titik yang berbeda di DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo (Foke) berharap musibah kebakaran ini tidak dikaitkan dengan Pilgub, sebab kejadian seperti itu sudah lama terjadi di DKI Jakarta.

"Saya kira tidak pada tempatnya kita menuduh apalagi membebankan pihak-pihak tertentu yang tidak ada hubungannya dengan yang bersangkutan. Ini baru Pilkada dan dipolitisir. Saya kira tidak ada hubungannya. Sekali lagi saya utarakan dan isu-isu yang berkembang itu janganlah kita tambahi lagi dengan bumbu-bumbu sehingga bisa mengkhawatirkan warga Jakarta," ujar Foke usai mengunjungi dan memberikan bantuan bagi pegawai Dinas Damkar DKI yang cacat dalam bertugas, di kantor Dinas Damkar dan Penanggulangan Bencana DKI, Jalan KH Zainul Arifin, Jakarta Pusat, Jumat (24/8/2012).

Foke yang saat ini kembali mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2017 mengatakan, sebaiknya masyarakat bersabar menunggu hasil investigasi pihak kepolisian terkait dengan kebakaran yang terjadi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Secara garis besar Jakarta aman. Kebakaran itu tidak hanya sekarang terjadi dan itu penyebabnya janganlah kita asosiasikan dengan hal yang macam-macam. Yang jelas kita tunggu hasil investigasi Polri," katanya.

Foke menawarkan beberapa solusi bagi warga yang menjadi korban musibah kebakaran ini. Solusi yang pertama, bila kebakaran tersebut terjadi di lokasi atau tanah milik negara dan dimungkinkan untuk dibangun rumah susun (rusun), maka Pemprov DKI Jakarta akan membangun rusun di lokasi tersebut.

"Kalau itu ada di tanah negara yang memungkinkan untuk dibangun rumah susun, maka bisa dibangun, seperti rusun di Bendungan Hilir," katanya.

Opsi kedua, lanjut Foke, Pemprov DKI akan bekerjasama dengan pihak ketiga untuk melakukan bedah rumah dan membangunkan rumah warga supaya lebih baik lagi. Ketiga, warga dipersilakan untuk membangun sendiri rumahnya. "Kita persilakan masyarakat untuk membangun kembali," katanya.

(jor/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads