Lepas dari Basarnas, Marsdya Daryatmo Jabat Kasum TNI

Lepas dari Basarnas, Marsdya Daryatmo Jabat Kasum TNI

- detikNews
Jumat, 24 Agu 2012 15:13 WIB
Lepas dari Basarnas, Marsdya Daryatmo Jabat Kasum TNI
Puspen TNI
Jakarta - Setelah meninggalkan kursi Komandan Badan SAR Nasional, Marsdya TNI Daryatmo mendapat jabatan baru yaitu Kepala Staf Umum (Kasum) TNI. Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono bertindak selaku Inspektur Upacara pada acara penyerahan jabatan Kasum TNI dari Panglima TNI selaku pemegang jabatan Kasum TNI kepada Marsdya Daryatmo di Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur, Jumat (24/8/2012).

Marsdya TNI Daryatmo adalah lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1978 dan pernah mengemban beberapa jabatan, di antaranya ; Kadispenau, Dankodikau, Aspers Panglima TNI dan terakhir Kepala Badan SAR Nasional. Marsdya TNI Daryatmo menggantikan Letjen TNI J. Suryo Prabowo yang telah pensiun. Demikian siaran pers Puspen TNI yang diterima detikcom.

Dalam amanatnya Panglima TNI mengatakan, serah terima jabatan di lingkungan TNI merupakan bagian dari pembinaan organisasi, terutama berkaitan dengan personel dalam rangka memelihara dinamika dan meningkatkan kinerja organisasi sesuai dengan tuntutan peran, tugas dan fungsinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jabatan Kasum TNI adalah posisi yang amat strategis, yang dalam kapasitasnya melingkupi tugas dan tanggungjawab untuk mengkoordinasikan dan merumuskan kebijakan strategis pembinaan TNI. Efektivitas, efisiensi dan transparansi merupakan kunci yang harus menjadi pegangan Kasum TNI guna menjamin keberhasilan tugas pokok TNI, baik yang diformat melalui Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan, bahwa tugas pokok melalui OMSP cenderung semakin mengemuka, seiring dengan dinamika lingkungan global, regional dan nasional. Oleh karena itu, seluruh jajaran TNI dituntut kesiapsiagaan dan kesiapan operasional untuk mengantisipasi dan menghadapi perkembangan situasi nasional yang terus bergerak dinamis, seiring dengan dinamika perkembangan regional dan global. Hal ini tidak dapat terwujud tanpa pembinaan yang berkelanjutan, baik pada aspek doktrin maupun operasional melalui intensifikasi latihan, dihadapkan kepada prediksi tantangan dan ancaman yang akan dihadapi pada jangka pendek.

Dalam tradisi TNI, serah terima jabatan bukan hanya suatu kelaziman melainkan kebutuhan dan keharusan serta mengandung makna dan nilai yang lebih dari biasa, karena mengandung aspek penyegaran, harapan dan kaderisasi demi tercapainya tujuan organisasi yang menuntut penampilan intelektualitas, wawasan dan pengetahuan yang cukup.

Turut hadir dalam acara tersebut Kasau Marsekal TNI Imam Sufaat, Wakasal Laksdya TNI Marsetio, Irjen TNI Letjen TNI Geerhan Lantara, Dansesko TNI Marsdya TNI I. B. Putu Dunia, para Asisten Panglima TNI dan Angkatan, Kapuspen TNI Laksda TNI Iskandar Sitompul dan beberapa pejabat teras Mabes TNI dan Angkatan.

(nrl/vit)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads