Doni membenarkan rombongan Presiden lewat daerah Pondok Gede pada Kamis kemarin sekitar pukul 14.50 WIB karena ada kegiatan. Namun dia tidak menyebut kegiatan apa yang dimaksud.
"Presiden keluar Istana 14.08 WIB, di berita jam berapa kejadian kecelakaan? Jam 13. Kok bisa dihubung-hubungkan, nggak masuk akal," ujarnya di Istana Bogor, Jumat (24/8/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pak SBY tidak pernah minta fasilitas jalan umum disterilisasi kalau mau lewat. Jadi tidak ada relevansinya antara kecelakaan dengan Presiden lewat. Jaraknya hampir 1 jam," terang Doni.
Kamis kemarin, beberapa menit sebelum rombongan pejabat melintas, sesuai prosedur pengamanan dilakukan sterilisasi di Jl Pondok Gede Raya, Jakarta Timur. Nah, saat itu, petugas kepolisian meminta semua kendaraan mempercepat lajunya. Tanpa diduga, motor Yamaha Vega bernopol B 6786 KRU yang dikendarai Sumiyati disenggol sebuah bus.
Sumiyati pun terjatuh dan terlindas bus Pahala Kencana bernopol K 1712 TB. Sumiyati meninggal dunia karena kehabisan darah saat dibawa ke RS.
"Sekitar pukul 13.00 WIB, korban yang melintas ke arah Jl Raya Taman Mini, korban diduga diseruduk oleh kendaraan lain dari belakang saat mendahului bus Pahala Kencana," ujar Kanit Lantas Aiptu Nababan saat ditemui lokasi kejadian, Jl Pondok Gede Raya, Pinang Ranti, Makasar, Kamis (23/8).
Nababan mengatakan korban yang kehilangan keseimbangan terjatuh kedalam kolong bus. "Lalu pengendara motor yang terjatuh terlindas roda belakang sebelah kiri bis," tuturnya.
Terkait melintasnya Presiden republik Indonesia dan sterilisasi arus lalu lintas, Kapolsek Makasar Kompol Edi Surasa membenarkan Presiden akan melintasi jalan tersebut. "Itu pengamanan dikarenakan arus lalu lintas akan dilewati oleh Presiden," ucapnya.
(/nrl)










































