SBY: WNI yang Diculik di Nigeria Bebas Tapi Shock Berat

SBY: WNI yang Diculik di Nigeria Bebas Tapi Shock Berat

- detikNews
Jumat, 24 Agu 2012 09:22 WIB
SBY: WNI yang Diculik di Nigeria Bebas Tapi Shock Berat
Bogor - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah menerima laporan terkait nasib WNI yang diculik di Nigeria. Kondisi WNI bernama Glenny Gerald Ferdinand itu sehat tapi shock berat.

"Pertama benar, telah dibebaskan Saudara Glenn warga negara Indonesia di Nigeria," kata Presiden SBY di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/8/2012).

Menurut SBY, Menlu Marty Natalegawa sudah bisa berkomunikasi dengan Glenn. Saat ini, pria kelahiran Ambon, Maluku, itu sedang menjalani tes kesehatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Banyak WNI yang kerja di Nigeria, seperti di maskapai. Kita terus berupaya ini bisa dibebaskan, kondisinya dalam shock berat, telah menjalani cek ksehatan, semoga bisa kembali ke tanah air," jelasnya.

Peristiwa penculikan ini terjadi pada Sabtu (4/8). Sekelompok orang bersenjata menyerang kapal milik Sea Truck Group, di mana di atasnya ada beberapa warga negara asing. Sejumlah warga negara asing yang diculik dan disandera, salah satunya WNI.

Pada Rabu (22/8) malam, Glenn berhasil dibebaskan. Juru bicara Sea Truck Group memastikan, kondisi para korban penculikan baik.

Sea Truck Group merupakan kelompok perusahaan internasional yang menawarkan jasa instalasi lepas pantai, akomodasi dan jasa lain kepada industri minyak dan gas. Serangan pada kapal milik perusahaan itu terjadi pagi dini hari, sekitar 30 mil (56 km) dari lepas pantai Nigeria.

Penculikan di Nigeria terhadap WNI bukan kali ini saja. Sebelumnya pegawai PT Kimia Farma, Masadi, diculik juga oleh kelompok bersenjata di Nigeria. Namun dia berhasil diselamatkan lewat operasi bersenjata polisi.

Biro Maritim Internasional mengatakan telah mencatat 17 serangan bajak laut di perairan Nigeria tahun 2012. Hal ini merupakan peningkatan yang signifikan dari tahun sebelumnya.


(mpr/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads