Kapolwil Surakarta: Ada Oknum TNI di Belakang Perjudian

Kapolwil Surakarta: Ada Oknum TNI di Belakang Perjudian

- detikNews
Senin, 30 Agu 2004 14:15 WIB
Solo - Kapolwil Surakarta, Kombes (Pol) Abdul Madjid, mengancam akan melakukan tembak di tempat jika para pendukung perjudian kembali melakukan aksi yang melanggar ketertiban umum. Dia bahkan menyebut ada oknum TNI yang berada di belakang peredaran judi kupon cap ji kie yang dilarang polisi.Minggu petang hingga malam kemarin, ratusan pengecer kupon judi cap ji kie memblokade jalan raya di depan terminal bus Kartasuro, Sukoharjo. Mereka membakar ban bekas di dalam terminal serta merusak rambu-rambu lalu lintas. Bahkan ada pula yang melempari kendaraan dengan batu.Para pelaku aksi itu mendesak agar judi cap ji kie yang dilarang polisi kembali diperbolehkan beredar. Menurut pendemo, pelarangan itu telah membuat mereka kehilangan mata pencarian. Beruntung aksi itu masih bisa dikendalikan dan berhasil dibubarkan setelah polisi menurunkan tiga peleton Dalmas dari Polres Sukoharjo dan Polwil Surakarta.Setelah aksi itu, Abdul Madjid menyatakan akan tetap melarang perjudian di wilayah hukumnya dan mengancam akan menembak di tempat bandar judi serta siapa pun pelaku onar, terkait dengan reaksi pelarangan judi itu. "Mereka pilih bubar atau dibubarkan dengan paksa," ujarnya, Senin (30/8/2004).Abdul Madjid bahkan mensinyalir bahwa dalam aksi para pengecer kupon judi cap ji kie ada bekas anggota kesatuan elit TNI yang terlibat. Namun Abdul menolak menyebutkan secara rinci nama serta pangkat anggota TNI yang dia maksud. "Oknum itu dulu bertugas di kesatuan elit, tapi sekarang bertugas di Korem. Tapi biar diurus oleh kesatuannya," ujarnya.Ketika dimintai konfirmasi terkait sinyalemen itu, Danrem 074/Warastratama Surakarta Kolonel Sarining Utomo mengatakan bahwa yang mem-back up perjudian dan terlibat dalam aksi tersebut bukan lagi anggota aktif TNI aktif. "Mereka hanya bekas anggota tentara, pensiun atau desersi saya kurang tahu. Yang jelas sudah tidak aktif lagi," kilahnya. (nrl/)


Berita Terkait