Kecelakaan terjadi di Jl Wates, Desa Sukoreno, Kecamatan Sentolo. Jalur ini memang sering terjadi kecelakaan lalu-lintas.
Tiga orang di antaranya mengalami luka cukup parah sehingga harus dirawat di RSUD Wates. Sedangkan dua orang lainya hanya mengalami luka ringan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sepeda motor Surip memboncengkan istri Rubiyati (40) dan anaknya Andika Mahmudi Dzikri (10). Mereka baru saja baru mudik di rumah orangtuanya di Karanganyar Kebumen, Jawa Tengah.
Saat melaju ke arah Yogyakarta, tiba-tiba Sukiman yang memboncengkan cucunya Nur Ichsan (12) memotong jalan tanpa melihat sepeda motor dari arah lain. Saat itu, Sukiman hendak membeli cat. Karena Surip melaju dengan kencang, tabrakan tidak dapat dihindari.
"Jarak yang dekat mengakibatkan Surip tidak bisa menghindar. Ini akibat kelalaian pengguna jalan," kata Slamet.
Menurut dia, tiga korban luka parah yakni Sukiman, Andika Mahmudi Dzikri, dan Surip. Surip dan Andika mengalami luka parah di bagian kepala. Istri Surip hanya luka di bagian kaki, tangan kanan dan kening.
"Rubiyati hanya menjalani rawat jalan. Sedang Surip dan anaknya harus mondok (dirawat)," katanya.
(bgs/mok)











































